|
Thursday, 19 February 2009 |
Ketika sedang berada di sebuah antrian pengunjung swalayan di Jakarta aku sempet berpikir. Ternyata efektif juga apa yang dilakukan Jepang dalam meingkatkan kecepatan pelayanan. Mungkin terlihat sepele, biasanya di Jepang untuk swalayan atau biasa di sebut supa- biasanya kasir tidak mengemas barang-barang belanjaan. Yang mengemas belanjaan adalah pembeli tersebut. Sehingga prakteknya setelah barang ditembak sensor sehingga barcode nya terbaca dan harganya sudah masuk ke komputer, barang tersebut diletakkan di sebuah keranjang belanja kosong. Sehingga setelah semua telah selesai pembeli tinggal mambayar dan membawa keranjang tersebut untuk dimasukkan barang yang telah dibelinya itu ke plastik. Bandingkan dengan Indonesia yang semuanya dilakukan oleh kasir sehingga prosesnya lebih lama, juga kasihan kasirnya. Atau kadang-kadang ada yang bantuin di belakang untuk masukin ke plastik belanjaan. Wah itu juga harus butuh tenaga kerja lagi. So menurut kamu mana yang lebih efisien... ?
|